Screenshot_20260814_165017

WATANSOPPENG — Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Soppeng pada Jumat (14/8/2026) berlangsung meriah dan penuh energi. Dari sekian banyak rombongan instansi yang memadati jalanan Watansoppeng, kehadiran Skuad Kecamatan Lalabata menjadi salah satu penampil yang paling menyedot perhatian warga sepanjang rute gerak jalan santai.

​Dipimpin langsung oleh Sang Komandan Camat Lalabata, Risqun, S.STP., bersama Sekcam H. Munadir Nurdin, S.Sos., jajaran Kecamatan Lalabata tampil kompak mengenakan kaus senada bermotif khas Lalabata. Kekompakan barisan mereka sejak awal start sudah menunjukkan indikasi bahwa rombongan ini tidak datang sekadar untuk meramaikan, melainkan siap “menguasai” jalanan dengan keceriaan.

​Gengsi media sosial pun tak mau kalah panas dibanding terik matahari Watansoppeng. Melalui unggahan di akun pribadinya, Sekcam Munadir Nurdin membagikan potret ketangguhan jajarannya lengkap dengan takarir puitis nan membakar jiwa: “Merah darahku, putih tulangku. Bersatu dalam semangat cinta Nusantara.” Unggahan tersebut mendadak dibanjiri respons warganet yang kagum, meski beberapa komentar jahil tetap terselip menanyakan apakah senyum di foto tersebut murni karena nasionalisme atau karena sudah membayangkan es kelapa muda di garis finish.

​Di barisan depan, Camat Risqun dan Sekcam Munadir tampak santai melangkah sambil melemparkan senyum dan salam kepalan tangan fist-pump ke arah masyarakat yang menonton. Namun, jika dilirik lebih detail ke barisan tengah dan belakang, beberapa staf mulai mengatur napas ekstra dalam-dalam sambil sesekali memantau di mana posisi pedagang minuman dingin terdekat berada.

​Saat dikonfirmasi di sela-sela kegiatan, Camat Lalabata Risqun mengungkapkan bahwa keikutsertaan jajarannya dalam gerak jalan santai ini adalah investasi jangka panjang untuk menggembleng fisik dan mental aparaturnya. Menurutnya, jika diajak jalan jauh di bawah sengatan matahari saja mereka bisa tetap kompak dan tersenyum, maka menghadapi tumpukan berkas dan antrean pelayanan di kantor tentu bakal terasa jauh lebih ringan.

​”Semangat kebersamaan dan gotong royong harus terus kita jaga di mana saja. Kalau di jalan raya saja kita bisa melangkah serempak dan seirama, masa pas melayani masyarakat di kantor kita kalah gesit? Intinya fisik kuat, hati gembira, pelayanan makin prima,” ujar Camat Risqun sembari tertawa renyah.

​Senada dengan sang Camat, Sekcam H. Munadir Nurdin menegaskan bahwa momentum sederhana seperti ini sangat efektif untuk mencairkan ketegangan rutinitas kerja sehari-hari. Ia berharap aura semringah dan napas terengah-engah penuh perjuangan sepanjang rute tidak berhenti saat menyentuh garis finish, tetapi terus terbawa hingga ke meja kerja pelayanan publik Kecamatan Lalabata.

​Rangkaian gerak jalan santai pun ditutup dengan suasana penuh persaudaraan dan gelak tawa di garis akhir. Skuad Kecamatan Lalabata sukses membuktikan bahwa di balik seragam resmi dan ketegasan tugas pemerintahan sehari-hari, terdapat jiwa-jiwa humoris dan kompak yang selalu siap menyemarakkan hari kemerdekaan demi Merah Putih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *