Screenshot_20260329_160316
Ilustrasi
Ingin memasang iklan di Linifakta? Klik banner berikut untuk informasi lebih lanjut.

SOPPENG – Implementasi sistem absensi digital bagi aparatur sipil di Kabupaten Soppeng mulai menuai keluhan. Sejumlah pegawai mengaku kesulitan mengakses dan mengunduh aplikasi kehadiran harian lantaran perangkat lunak tersebut tidak tersedia di toko resmi seperti Google Play Store.

Kondisi ini memaksa para pegawai melakukan instalasi secara manual melalui file mentah (APK) yang dicari mandiri atau didapatkan dari pihak lain. Praktik ini dinilai berisiko tinggi terhadap keamanan data dan keaslian aplikasi, mengingat distribusi di luar platform resmi rentan terhadap penyusupan malware.

Selain masalah distribusi, batasan teknis aplikasi juga menjadi kendala serius. Saat ini, sistem tersebut hanya dapat dioperasikan pada perangkat berbasis Android. Akibatnya, sejumlah pegawai yang tidak memiliki perangkat dengan spesifikasi yang sesuai terpaksa mengeluarkan biaya pribadi untuk membeli telepon pintar baru demi bisa memenuhi kewajiban absensi.

​”Sekarang ini sudah ada dua platform besar, Android dan iOS. Seharusnya aplikasi pelayanan seperti ini bisa menjangkau keduanya agar tidak menyulitkan pegawai,” ujar salah satu pengguna yang enggan disebutkan namanya.

Keluhan juga datang dari pengguna perangkat ekosistem iOS atau iPhone. Hingga saat ini, aplikasi tersebut belum tersedia untuk platform besutan Apple tersebut, sehingga menciptakan ketimpangan akses di kalangan pegawai.

Meski demikian, sistem absensi ini sebenarnya memiliki sisi positif yang signifikan. Penggunaan teknologi deteksi lokasi (GPS) pada aplikasi ini memungkinkan verifikasi kehadiran pegawai secara lebih akurat dan transparan. Langkah ini diyakini mampu meningkatkan disiplin aparatur serta mencegah praktik absensi fiktif yang selama ini sulit diawasi.

Namun, efektivitas sistem ini dikhawatirkan akan terhambat jika kendala teknis dan aksesibilitas tidak segera dibenahi. Para pegawai berharap pihak pengembang maupun instansi terkait segera melakukan pembaruan dengan mendaftarkan aplikasi ke toko resmi serta menghadirkan versi iOS agar layanan dapat diakses secara mudah, aman, dan merata oleh seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Soppeng.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *